BAB 38

1006 Kata

“Aku turut prihatin pada Emma.” Komentar Relisha saat Soraya menceritakan soal Emma.             “Ini sebenarnya sudah lama sekali sebelum aku hamil, Rel. cuma entah kenapa aku ingin cerita saat ini.” Mungkin alasan Soraya menceritakan Emma semacam feeling kalau Emma memiliki niatan untuk kembali mendekati Ken.             “Oh, bagaimana dengan Jim itu?” tanya Relisha.             Soraya menikmati dessert cokelat dengan taburan buah strowberi, kiwi dan jeruk di atasnya. “Aku dengar dia mendekati sepupu Daniel. Namanya Renata. Ya, Renata sendiri memang naksir Jim sudah lama tapi Jim mengabaikannya.”             “Baguslah. Daripada dia terus-terusan terpuruk.”             “Dia terlalu mencintaiku, Rel. aku khawatir pada Jim. Bagaimanapun bagiku dia pria baik yang menawan.”            

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN