Jim melukis seorang wanita yang ingin dilupakannya sekali lagi. Dia menatap lukisan sederhana yang hanya menggunakan pensil hitam. “I love you, Soraya.” Dia tersenyum sembari membayangkan Soraya dapat merasakan apa yang dirasakannya. Jim mengumpulkan semua hal yang mengingatkannya pada Soraya termasuk gaun yang pernah dibelikannya, semua dikumpulkan. Jim ingin membuangnya. Terlalu lama dia mengurung diri dan menyakiti dirinya sendiri. Jim mulai hari ini akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi dengan melupakan seseorang yang memang tidak ditakdirkan untuknya. “Jim,” suara bass Om Ryan menyapa Jim ketika Jim mengangkat teleponnya. “Ya, Om.” “Bagaimana kamu mau kerja di perusahaan Om kan. gini, deh, Om itu kan tidak punya anak laki-laki d

