BAB 33

1111 Kata

            Jim menangis saat malam datang dan dia membayangkan wajah Soraya yang tersenyum padanya. Jim menangis bukan karena dia pria yang lemah. Kita semua adalah manusia dan sangat wajar apabila perempuan ataupun laki-laki menangis untuk mengeluarkan emosi. Tentu saja dia tidak menangis tersedu-sedu. Air matanya hanya menetes beberapa kali sembari membuka gorden dan menatap langit gelap Jim tersenyum kecil.             Dia senang Soraya baik-baik saja. Dia senang Soraya bahagia bersama Daniel. Dia hanya merasakan rindu pada Soraya. Ya, hanya itu. Sebuah rindu yang ingin dilampiaskannya dengan meminta ciuman dari Soraya.             Hidup bagi Jim adalah pilihan. Setelah memilih mencintai Soraya dia akan memilih untuk berhenti mencintai wanita itu. Dia harus bangkit kan. Harus melanju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN