Aldillo tiba dari Singapura lebih cepat sehari dari jadwalnya. Pukul empat sore Aldillo sudah tiba di Jakarta dan langsung menuju apartemennya. Aldillo pikir Thania sudah berada di apartemen saat Aldillo datang. Namun dugaannya salah. Thania tidak ada di sana. Aldillo mencoba menghubungi ponsel Thania, namun tidak terhubung. Padahal sudah jelas Aldillo katakan jika Thania ingin pergi kemanapun, beri tau dirinya terlebih dahulu. "Dimana gadis itu? Apa dia masih di kantor?" Aldillo mengecek cctv kantor melalui ponselnya. Beberapa menit kemudian, tiba-tiba Aldillo melempar ponselnya. Untung saja ponselnya masih utuh, tidak sampai hancur berantakan. "Nathania... Kau akan mendapatkan balasannya!" Aldillo menyeringai. *** Benar yang dikatakan Bella jika jalanan masih macet. Tapi tidak ada

