"Thania... Thania.... Jangan bercanda!" Aldillo mengguncang bahu Thania mencoba menyadarkan, lalu Aldillo menepuk-nepuk pipi Thania. "Jangan membuatku khawatir Thania, bukalah matamu!" Kemudian Aldillo menyadari jika Thania tidaklah berpura-pura. "Sial...!!!" umpat Aldillo. Aldillo langsung menggendong Thania dan membawanya segera kerumah sakit. Setibanya di IGD, Thania langsung ditangani oleh beberapa perawat dan juga seorang dokter. Aldillo gelisah menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Usai Thania diperiksa, dokter memanggil Aldillo ke ruangan. Dokter menyampaikan bahwa ada sedikit masalah pada pencernaan Thania. Asam lambungnya tinggi sehingga mengakibatkan perutnya terasa perih dan melilit. Lalu dokter menyarankan agar Thania dirawat selama satu atau dua hari. Aldillo menyetujui

