Thania masih harus bermalam di rumah sakit. Walaupun tadi siang ia membujuk dokter dan suster agar diperbolehkan pulang ke rumah, tapi dokter tidak mengizinkannya. Dokter mengatakan satu malam lagi Thania harus dirawat, jika perkembangannya semakin baik maka Thania diperbolehkan pulang. Malam ini Thania ditemani oleh Bik Eli. Suasana malam ini begitu hening, hanya ada suara dari televisi yang memutar acara kontes dangdut yang sedang ditonton oleh Bik Eli. Thania merasa jenuh. Ia teringat Aldillo, memikirkan apakah sudah pulang? apakah sudah makan atau belum? Tapi kemudian Thania menepis pikiran itu. "Untuk apa aku memikirkannya? Dia sudah dewasa. Jika lapar pasti dia akan makan" *** Setelah terakhir melihat Thania dipeluk pria lain, Aldillo belum bertemu dengan Thania lagi. Bahkan ia t

