Arsyana yang sudah ganti baju lalu mencari pakaian yang Raza butuhkan. “Di mana aku harus mencarinya. Ini masih sangat pagi sekali mana ada toko baju yang sudah buka,” gumam Arsyana. Arsyana terus memperhatikan jalanan yang dilaluinya siapa tahu ada toko pakaian yang sudah buka. Selama Arsyana mencari dan sejauh Arsyana pergi satupun toko pakaian belum ada yang buka sama sekali. “Jalan satu-satunya cuma itu … “ gumamnya. Apa boleh buat akhirnya Arsyana menuju ke tempat yang ingin dia datangi dan tidak lama dia sudah sampai di apartemennya Raza. Raza lalu membuka pintunya ketika bell-nya berbunyi. “Mana pakaian saya,” kata Raza. “Ini, Tuan … “ Arsyana menunjukkan sebuah kresek hitam yang dibawanya. “Apa itu? Sampah?” Raza menunjuk kresek yang Arsyana bawa. “Ini pakaian Anda, Tuan …

