Dini mencoba menguasai diri agar terlihat baik baik saja, pikiranya begitu kacau melihat bayi mungilnya berada di ruang NICU di penuhi alat alat medis di tubuhnya, ingin sekali memeluknya tapi tak dapat ia lakukan saat ini. Pikiranya menjadi kacau karena perasaan seorang ibu yang kini telah ia dapatkan menjadi begitu terasa perih kala melihat buah hatinya sakit. Mamanya mencoba menenangkan Dini agar lebih kuat lagi, meski Dika tak mengatakan apa apa tapi dia tahu jika bayinya dalam ke adaan tak baik. Sudah sayang kamu jangan menangis terus, nanti bayi kamu juga sedih. Iya ma, jawab Dini sambil mengusap air matanya. Mama akan selalu ada di samping kamu. Kata mamanya lembut. Temen kamu yang tadi dateng bareng Karin itu siapa namanya? Raka ma Ganteng ya kayak artis korea, kata mama Dini

