29. Kekawatiran

1429 Kata

Ke esokan harinya Dini di bantu para perawat mulai belajar berjalan, meski awalnya terasa nyeri akibat luka bekas oprasi tapi ia tak pantang menyerah dan bertekat untuk menjenguk bayinya tersebut di ruang bayi. Mama Dini memilih cuty untuk menjaga anak dan cucunya itu bersama suaminya, sedangkan Santi terpaksa harus kembali ke Bogor terlebih dahulu untuk menyelesaikan urusannya, sedangkan Dika masih setia menunggu di sana. Raka sarapan dengan penuh gelisah, melihat layar ponselnya terus menerus membuat Karin yang dari tadi di depannya merasa di acuhkan . Nunggu telfon dari siapa sih ka? sampe ngecek hp mulu lo. Tanya Karin sambil mengunyah roti selainya. Ngak ada kok, jawab Raka cuwek Gue tahu lo kawatir sama mbak Dini tapi jangan sampai gangu kerjaan,kata Karin sedikit berbisik takut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN