Bumi Bagaisar Aku pulang dengan keadaan hati yang bisa dikatakan tidak baik-baik saja, mengatakan kepada Shania kalau kami harus melupakan masalah ini dan juga aku mengatakan padanya kalau kedepannya apapun hal-hal mengenai hubungan kami yang berkaitan dengan masa lalu harus dibicarakan dengan segera agar tak menimbulkan kesalahan pahaman yang lebih. Kepadanya aku juga memohon maaf karena aku masih mempercayai ucapan Rildi dan saat ini masih belum percaya sepenuhnya dengannya, dari raut wajahnya aku tahu jelas jika Shania kecewa kepadaku tapi aku pun menambahkan bahwa aku masih menyukainya dan masih ingin serius kepadanya, aku memilih melupakan dan meaafkan. Shania, agak sedikit melunak ketika aku mengatakan hal itu. Suatu saat nanti, kita pasti akan memiliki orang yang akan selalu memih

