(Pegunungan bersalju, Alaska.) Clap! Clap! Clap! Clap! Menerjang tanah berlapiskan salju putih, Jeff Lincoln berlari dalam wujud Werewolf kekar berbulu hitam lebat. Makhluk bermoncong serigala tersebut melesat mengarahkan cakar pada lelaki gondrong beruban dalam balutan jaket kulit hitam. “Grrraargh!” Nelson sang pria tua dengan mudahnya mengelak tiga cakaran beruntun sang lawan. Tangan kanannya cepat mengepal, melayang ke perut sang manusia serigala hitam. “Kendalikan naluri buasmu!” Blaaaag! Hanya dalam satu bogem yang telak mendarat, membuat Jeff berlutut memegangi ulu hati. Dentuman tinju barusan cukup kuat, mengusir burung-burung yang seolah menyaksikan pertarungan dari atas dahan pohon cemara. “Meski wujudmu begitu, kau harus bisa menggunakan akalmu sebagai ujung tombak!” tutu

