Perempuan paruhbaya itu tengah sibuk menyuguhkan minuman hangat pada suaminya yang sedang merunduk pada laptop. Sibuk kerja. Padahal saat jam makan malam. Perempuan itu sekilas menghela lalu menyentuh pundak suaminya lembut, "Makan dulu, kerjanya lanjut nanti." Gumamnya pelan membuat sang suami, Erza, mendongak kecil lalu mengangguk pelan kemudian menutup laptopnya dan menggesernya ke samping. Aisyah pun mendongak ke lantai atas dengan kening mengkerut lalu menyodorkan piring makanan di depan suaminya. "Anak-anak kenapa belum turun, yah? Padahal biasanya mereka yang duluan kesini." Ujarnya dengan masih sesekali melirik pintu kamar atas yang tertutup rapat. "Azzam belum pulang dari tadi kayaknya. Motornya aja gak ada di garasi," Aisyah melebarkan mata kaget sembari menatap suaminya luru

