Keempat pemuda berseragam putih abu-abu itu sudah duduk menghadap guru penegak disiplin di ruangannya. Mereka saling lirik dengan bahu melemas. Apalagi sekarang keempatnya menunggu disidang di dalam sana. Guru PD terlihat bergerak kecil sembari menghadap keempat remaja itu. Pria dengan rambut yang sudah mulai beruban itu melempar tatapan tajam kearah keempatnya. Daewhi yang tak sengaja mendongak dan berakhir membalas tatapan pria paruhbaya itu mendadak menciut di belakang lengan Mark. "Sekarang telepon orang tua kalian suruh datang ke sekolah. Bapak mau bertemu dan bicara empat mata dengan orang tua kalian berempat," tuturnya dengan wajah killernya. Mark sontak menggigit lidahnya berusaha untuk tidak mengumpat sekarang. Sedangkan Bento dan Yogi jadi saling pandang lalu melongos kasar.

