Ayah Siaga

1089 Kata

Azzam melangkah tenang memasuki rumahnya dengan menggendong Syahid. Bayi pertamanya. Pemuda berkemeja gelap itu tak henti-hentinya menyunggingkan senyum merasa hatinya meringan begitu saja. Sedangkan, Alisa di papah oleh sang bunda yang baru turun dari mobil yang dikendarai ayahnya. Azura menggendong Syakila di tangannya. Dan bayi terakhir, kakeknya yang menggendong setelah selesai memarkir mobil sedannya. Azzam mendudukan diri pada sofa rumah lalu memain-mainkan tangan mungil Syahid gemas. Sesekali pemuda itu mencoel-coel pipi merah putranya itu dengan tersenyum lebar. "Senang amat sih yang punya anak kembar. Sampai istri di anggurin," cibir bundanya dengan melirik Alisa yang masih di papahnya. Azzam tertawa kecil dengan mendongak sekilas walau kemudian kembali merunduk pada bayinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN