Bagian 36

2404 Kata

"Terima kasih," ucap Nadine sembari menerima cangkir berisi teh hangat yang dibawakan Bayu. Setelah insiden histeris yang belum diketahui alasannya kenapa, Bayu memang membawa Nadine ke rumahnya. Untungnya, perempuan itu pun bersedia tanpa menunjukkan penolakan. "Apa sekarang, perasaanmu sudah baik-baik saja?" tegur Bayu selepas mendaratkan bokongnya di sofa single yang tak jauh dari sofa panjang yang diduduki Nadine. Menghela napas, perempuan itu pun mengangkat bahu untuk sesaat. "Aku juga bingung, entah aku baik-baik saja atau bahkan hancur sehancur-hancurnya," gumam Nadine menatap kosong. Bayu mengernyit, "Kalau aku boleh tahu, memangnya ... apa yang terjadi padamu? Bukankah kau tak lama lagi akan dinikahi oleh Daffa?" pancing pria itu sedikit menyelidik. Pasalnya, dia sangat penas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN