Rey sudah mengajak teman-teman satu kelompoknya untuk belajar di panti asuhan yang Sakka kasih tahu. Mungkin seharusnya mereka belajar di rumah Sakka, tapi ternyata Sakka sudah lama tidak tinggal di rumahnya, dan ia memilih tinggal di panti asuhan favoritnya. Panti asuhan, tempat ia dibesarkan. Sakka adalah anak yang diadopsi oleh pasangan suami istri yang sulit memiliki keturunan. Sakka merasa beruntung karena bertemu dengan mereka. Rasanya seperti keajaiban. Dari panti asuhan kecil, ia bisa tinggal di rumah yang begitu besar dan mewah. Semuanya nampak sempurna. Sakka diadopsi saat umurnya tujuh tahun, dan selama bertambahnya usia, ia merasa tidak mau membebani kedua orangtua angkatnya itu. Sakka begitu menyayangi orangtua angkatnya, tapi ia merasa, semua yang ia lakukan selalu salah

