Salah Paham

2352 Kata

"Ridwan, hasil tesnya Aisyah hari ini keluar. Apa kamu ingin menemaniku mengambilnya?" Suara Bintang yang menghubungi Pak Ridwan lebih dulu terdengar bersemangat. Ia memang sudah menantikan hasil tes DNA tersebut sejak seminggu yang lalu. "Hm … hari ini ya, sepertinya tidak bisa Bin. Aku ada keperluan mendesak," tolak Pak Ridwan yang duduk sendirian di ruang tamu. Ia menolak karena perasaannya tidak nyaman hari ini setelah menerima surat pengadilan agama yang ditujukan untuk Dina. Cepat sekali surat panggilan agama itu datang. Walaupun menyetujui perceraian mereka, tapi tetap saja hatinya terluka melihat rumah tangga anaknya yang belum genap sebulan hancur berantakan. "Oh, iya. Nggak papa. Maaf mengganggu." "Tidak. Hanya saja memang hari ini ada keperluan lain yang penting juga. Semoga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN