"Di sini, jangan di sana," desis Dina menyeret Irwan dan menuntunnya duduk di kursi yang berseberangan dengan Sidik dan Aisyah. Irwan diliput kegugupan, kala tak sengaja mencuri pandang pada mantan kekasihnya tersebut, walaupun hanya sekelebat bayangannya saja terekam di matanya. Aisyah sendiri terpaksa menatap Irwan sekilas, karena kedatangannya mengejutkan Aisyah yang sudah lebih dulu duduk di sana. Hati sudah dipersiapkan untuk setenang mungkin, tapi tubuh tidak mendukung. Ia tetap bergerak saat otak menginginkannya diam. Kepalanya ikut menoleh ke belakang saat ayah dan mama mertuanya lebih dulu menyorot ke sana. "Lihat ke piring atau ke aku saja. Jangan ke depan!" ancam Dina berbisik sangat pelan di dekat telinga Irwan. Dina tidak rela pertemuan sepasang mantan ini menjadi ajang tem

