92. Mengenang Perjalanan

2016 Kata

Kedua tangan sejoli itu menggenggam begitu erat, berada di antara jari-jari satu sama lain. Tubuh keduanya rapat, duduk bersisian dengan salah satu kepala yang bersandar di bahu dan satu lainnya menyandar di kepala yang bersandar. Intinya, Naya menyandarkan kepalanya ke pundak Krist, sementara pria itu melakukannya di kepala gadis itu. Hm, tentu masih gadis karena mereka saat ini masih dalam perjalanan menuju destinasi tempat bulan madu mereka—Jepang. Saat ini keduanya masih berada di dalam pesawat, dalam perjalanan menuju negeri Sakura yang mereka pilih untuk menghabiskan libur perayaan pernikahan mereka. “Senang rasanya bisa pergi lagi ke tempat kita pertama kalinya pergi jauh berdua aja.” “Hm? Waktu itu kita juga pergi berdua lho.” Timpal Naya, masih dengan posisi bersandar yang nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN