“Pagi, Nay.” Sapaan itu mengalihkan perhatian Naya yang semula fokus pada pekerjaannya. Gadis itu sedang membersihkan counter pemesanan ketika suara seorang pria menyapanya. “Ah, selamat pagi Mas Varo.” Senyum Naya mengembang begitu mendapati managernya di sana. “Mas Varo datang pagi sekali.” "Iya nih, Nay. Saya lupa harus periksa persediaan biji kopi kemarin, jadi hari ini saya harus lakuin itu pagi-pagi karena janji ketemu sama suplier-nya siang ini." Ah... Naya mengangguk-angguk, mempersilakan Varo melakukan apa yang memang hendak pria itu lakukan. "Ngomong-ngomong, kamu kelihatan beda hari ini." Varo yang masuk ke balik konter, mengambil gelas di sana dan mengisinya dengan air mineral dalam dispenser untuk ia teguk sambil melirik Naya sesekali. "Eh?" Naya murni menghentikan pekerj

