59. Perpisahaan

2122 Kata

“Pergi dari sini sebelum kami usir kamu dengan sangat tidak hormat, Naya. Dan sebelum kata-kata Kakak lebih bisa menyakiti kamu.” Tyas kini bicara sambil membuang wajahnya dari Naya, seolah tidak ingin melihat teman masa kecilnya itu lagi di hadapannya. “Mbak Tyas, itu sebaiknya biar Pak Krist dan Mbak Naya yang—” “Kamu masih membelanya, Mas? Masih bela wanita ini setelah apa yang dia lakukan pada keluarga kami?” “Bukan begitu, Mbak…” “Oke, aku kasih waktu sampai besok. Silakan kamu benahi barang-barang kamu dan pergi dari tempat ini secepatnya. Dan kamu juga, Rayya. Aku juga nggak mau lihat kamu, aku nggak mau lihat keluarga kalian dekat-dekat dengan keluarga kami lagi!” Putus Tyas, menatap tajam pada Rayya yang sesaat lalu masih menunjukan raut kemenangannya. “Aku? Kenapa aku juga?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN