58. Mimpi yang Menjadi Nyata

2133 Kata

“Apa? Wanita seperti saya?” Rayya mendengus, tertawa hambar, bahkan mengeluarkan suara sarkas yang sebelumnya tidak pernah ia tunjukan di depan Krist sebelumnya. “Memangnya menurut Mas wanita seperti apa saya ini  yang Mas maksud?” “Masih harus saya tegaskan?” “Mas…” “Hm, memang wanita seperti apa saya dari apa yang Mas maksud itu?” “Wanita pengincar harta.” Timpal Krist to the point, tidak ingin berbasa-basi lagi. “A-apa?” Dengusan keluar dari hidung Rayya, senyum yang terukir di bibir tipisnya bukan termasuk senyum yang menyengkan. “Jangan munafik, siapa di sini yang nggak tahu kalau tujuan kamu tiba-tiba sok dekat dengan keluarga saya?” Rayya tertawa, tawa keras yang terdengar seperti dipaksakan tapi di saat yang sama gadis itu juga merasa bahwa apa yang dikatakan Krist benar-ben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN