BAB 32

879 Kata

Kathleen mendesah pelan. Dia dan Shawn duduk di bangku taman berwarna hitam. Shawn mendesak Kathleen untuk menceritakan kisah Luna. Shawn melihat ada sesuatu yang menghalangi kebahagiaan Luna. Sesuatu yang tak tampak. Sesuatu yang membuatnya dingin. “Luna akan mencekikku kalau aku sampai mengatakan kisah masa lalunya.” Kathleen menoleh, berharap Shawn berhenti mendesaknya. Luna akan sangat marah pada Kath kalau sampai rahasia tersembunyi Luna diketahui orang lain. “Aku akan mencekik Kai kalau kau tidak cerita sekarang,” ancam Kai. Kath memutar bola mata dan dengan enteng dia berkata, “Cekik saja pria itu. lebih baik aku kehilangan Kai daripada Luna. Luna tidak akan marah kalau aku mencium Zayn Malik, tapi Kai pasti akan marah besar.” Katanya seakan-akan dirinya akan mencium Zayn malik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN