Semuanya lari sekaligus peramal tua karena ingin mengikuti Yaya. Ian dan Zhani memberi kabar buruk. Syandu ditemukan pingsan di tepi rambatan buah beri. Cukup jauh dari gubuk, bahkan bambu-bambu sudah mulai sedikit. Ada beberapa pohon besar di seberang. "Tandanya ini perbatasan hutan bambu. Mungkin kita bisa temukan pemukiman. Syandu butuh perawatan!" seru Yaya penuh kecemasan. Zhani ingin menggendong Syandu, tetapi Ivirou mengambil alih sekaligus memeriksanya. Yaya heran dengan tingkah Ivirou. "Tidak perlu. Kita harus kembali ke gubuk. Peramal, kau punya sedikit bahan obat?" tanya Ivirou memasang ekspresi serius. Peramal tua itu menggaruk kepalanya, "Bahan obat?" Yaya ingin sekali menendang peramal itu. "Kalau tidak ada gunakan saja sihirmu! Teman kami dalam bahaya! Pasti kaki

