Bingung kenapa Yaya bisa mengerti pasar yang mereka jalani. Sangat cerewet dan penuh kebohongan. Zhani melirik Ian yang sangat serius. "Apa yang kau lakukan?" bisik Zhani. "Aku mencoba menggambar lokasi kejadian. Kau tulis saja," balas Ian tetap fokus. "Bagus! Jangan sampai jelek!" "Ck, kau pikir aku anak kecil menggambar saja tidak bisa?" Ian mendongak. Zhani terkekeh pelan. "Eh, menurutmu kenapa Yaya menghubungkannya dengan pasar gelap?" sambung Ian. "Aku tau, pasar gelap di sini melakukan jual-beli barang-barang yang ilegal. Aku pernah mendengar sebuah kitab hilang dari gudang istana dan ditemukan di pasar gelap. Pencurian dan penjualan itu diusut tuntas," jawab Zhani sambil selalu mengawasi Yaya. Ian berhenti menggambar, "Jadi Yaya tau hal ini?" Zhani mengangguk,

