28. Permainan di Gua

2121 Kata

 Tongkat Kaza mengeluarkan gelombang dalam sekali hentakan di tanah. Angin bertiup kencang disekeliling Kaza. Getaran itu sampai di mulut gua, tetapi gelombangnya terpantul membuat Kaza kualahan dan mundur beberapa langkah.  "Luar biasa. Ini seperti kekuatan di tongkatku." Kaza menarik tongkatnya lagi.  Yaya dan yang lainnya mendekat. "Ini nyata?"  Kaza mengangguk, "Ivirou, pedangmu bisa merobek perisainya tidak?" mempersilahkan Ivirou maju.  Pedang itu berbunyi nyaring saat keluar dari sarungnya. Ivirou mengatur posisi yang tepat, berusaha mencari titik lemah perisai menurut apa yang dia pelajari. Namun, seakan pandangannya tertutup, dia tidak melihat apapun. Hanya mulut gua yang terhubung dengan gua tanpa adanya penghalang. Pedangnya sudah diayunkan. Seperti membelah udara, tidak a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN