Elara menutup telpon lalu ia mengacak-acak rambutnya sendiri. Dia sangat kesal mempunyai mantan pacar yang menyebalkan. Zian masuk ke kamar dengan heran lalu mendekatinya. “Ada apa, sayang?” tanya Zian sambil mengelus rambut Elara. Elara memeluk Zian dan mengadu seperti anak kecil, ia sangat kesal sekali sampai ingin mencekik anak tirinya itu. Zian mengecup keningnya dan mengatakan harus bersabar, ia janji akan memberitahu Denish secepat mungkin sebelum Denish tahu dari orang lain. Mereka lalu makan bersama di lantai kamar, Zian memesan makanan di aplikasi online yaitu bebek goreng dengan nasinya. Mereka makan berdua sambil menonton TV. Melihat di bibir Zian ada sebutir nasi, Elara segera mengambilnya. Zian juga mengambil sebutir nasi dari dagu Elara. Mereka tertawa bersama-sama, inil

