Bab 43 : Bertemu Sona

1039 Kata

"Wah ... Pak Zian benar-benar mujur dapat istri muda. Ketemu di mana, Pak?" Zian terdiam, ia tidak mungkin jika dulunya Elara adalah calon menantunya dan mereka di fitnah oleh warga kampung karena berbuat m***m. Saat akan menjawab, sang mandor datang dan melempar sebuah amplop untuk Zian. Zian dan pekerja yang lain terkejut. "Ini gajimu, bos menelpon jika ini hari terakhirmu." Zian terkejut. "Kenapa? Saya di pecat?" Zian berdiri, ia memohon supaya dirinya tidak di pecat namun sang mandor menjelaskan jika dirinya tidak tahu apa-apa dan menyuruh bertanya langsung pada bos mereka. Zian seketika langsung menelpon temannya itu namun Dewa tiba-tiba dari arah belakang. "Zi? Zi kenapa bekerja di sini?" tanya Dewa. "Dewa?" Dewa menarik Zian untuk ikut dengannya, sebelumnya Zian berpamit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN