Kenzo tersentak. Rasa ketidakpercayaan melekat kuat dalam benaknya. Dia berpikir, David hanya ingin memutar-balikkan fakta agar bisa lolos dari kematian. Seperti itulah David yang dikenal Kenzo. Manusia licik yang gemar memanipulasi otak orang lain. Kenzo menertawakan ucapan omong kosong itu. Dia lantas menarik sepucuk senjata api dari dalam saku jasnya. "Aku sedang tidak berminat dengan leluconmu, David," ucap Kenzo tegas, lalu mengarahkan pistol ke lelaki tua yang masih duduk santai di depannya. Tidak ada sedikit pun keraguan yang terpancar dari mata Kenzo. Di sana hanya terlihat dendam kesumat yang telah mencapai puncak kemarahannya. David pun merogoh saku di bagian dalam jasnya. Bukan untuk mengambil senjata api, tapi untuk mengeluarkan sebuah map hitam. Dia melempar benda tipis itu

