Untuk pertama kali, Zahra memasuki rumah yang bersebelahan dengan miliknya. Bukan untuk mengantar donat seperti sebelumnya, tapi dia menjadi nyonya di rumah itu. Ratu dalam istana sang Raja. Ruang yang segar dan tenang menyambut kedatangan Zahra. Nuansa monokrom terlihat jelas. Kenzo menyukai perpaduan dua warna, putih dan corak hitam di beberapa tempat dan perkakas. Terlihat rapi untuk hunian seorang pria lajang. Mata Zahra menelusur hingga dimanjakan oleh sebuah ruang tanpa sekat di bawah tangga, ruang yang berhadapan langsung dengan meja makan mini malis empat kursi dan jendela lebar di sisi kiri. Dari sana, pandangan meluas dan langsung tertuju pada kolam renang di luar rumah. Dapur yang bersih itu akan berantakan sesaat lagi. Lihat saja bagaimana Zahra meringis memandang

