Chapter 32. Shy

1364 Kata

"Aah, siapa yang melakukan pembunuhan sekeji ini?" keluh Andri saat melihat jasad yang sudah terbujur kaku bersimbah darah di lantai. Bulu kuduknya meremang melihat lautan cairan kental merah yang menggenang di antara dua jasad. Belum lagi bau anyir dan busuk yang menyengat. Sementara Afif sibuk memotret TKP, Krisna mulai meneliti mayat. Dari setiap goresan dan luka di kedua tubuh korban, dia sudah bisa menerka siapa pelakunya. Terlebih saat melihat pistol tergeletak di sisi jenazah. Dia kenal betul milik siapa itu. Tak ada yang melakukan pembersihan sebengis itu selain sahabatnya. Krisna teringat betul bagaimana Kenzo menahan diri hingga memecah gelas di pesta. Dua korban itu jelas bagian akhir dari permainan amarahnya. "Aku rasa mereka bertengkar. Kemungkinan Lian mencekik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN