BAB : 30

1767 Kata

Dua sejoli kini masih berada dibalik selimut tebal yang seolah menambah kenyamanan. Bahkan suasana pagi yang beranjak siang pun sepertinya tak berpengaruh untuk membuat keduanya bangun. Farel ingin mengubah posisi tidurnya, tiba-tiba membuka kedua matanya saat lengannya tertahan. Pandangannya kini mengarah pada wajah polos yang masih tidur nyenyak dalam dekapannya. Tersenyum, kemudian menyentuh lembut bibir yang seakan menarik perhatiannya. Anggaplah objek manis itu kini seolah menjadi candu baginya. Bahkan manis semalam, masih bisa ia rasakan. "Maaf ... jika ini salah. Harusnya kita belum melakukan ini. Aku sudah mengatur segalanya, tapi dengan beberapa kalimat kamu begitu gampang mengubahnya." Lagi, ia tersenyum. "Baiklah, mungkin ini memang harus terjadi," tembahnya sambil sekilas m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN