BAB : 48

2018 Kata

Hari ini adalah hari Minggu, di mana Farel tak ke kantor dan memilih untuk menemani Andine di rumah. Ya, ia tahu istrinya itu pastilah merasa bosa di rumah. Mau mengajak jalan, sepertinya tak mungkin. Karena kandungannya masih terlalu muda dan masih rawan. Ia tak ingin karena rasa lelah dan capek, justru malah membuat sang istri dan calon anaknya kenapa-kenapa. “Aku mau ke ruang kerja bentar, ya ... mau ngirim laporan sama papa,” ujarnya pada Andine yang saat itu berada di sampingnya. “Iya,” jawab Andine dengan seulas senyuman. Farel di ruang kerjanya, sementara Andine memilih untuk turun ke lantai bawah dan duduk di kursi yang ada di teras. Sekitar lima belas menit kemudian, penjaga pagar menghampirinya dengan sedikit berlari. “Maaf, Nona ... apa Nona memesan makanan?” tanyanya pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN