Mia merasa hati dan otak pria ini sudah terjepit daun pintu, terinjat oleh kaki gajah, sehingga dengan mudahnya mengucapkan kata-kata menjijikkan seperti ini. Apa yang barusan dia katakan? kekasih? teman? Semua yang sudah menjadi mantan, hanya akan menjadi musuh, bukan lagi teman apa lagi sahabat. "Tuan, saya benar-benar tidak mengenal Anda dan saya tidak ingin mendengarkan apa yang Anda bicarakan. Jadi, saya mohon silahkan Anda pergi sekarang, karena masih banyak hal penting yang harus saya lakukan. Anda tidak perlu membuang-buang banyak waktu di sini." Setelah mengatakan itu, Mia mengeluarkan kunci dari dalam tasnya dan membuka pintu untuk masuk. Tapi sayang, saat Mia ingin masuk pintu panel ditekan oleh Dimas, seketika raut wajah Dimas menjadi sangar. Sejak tadi Dimas sudah menahan

