Patah Hati

1418 Kata

Rafka tidak bisa menahan sedih. Suaranya yang kekanak-kanakan tersedak oleh Isak tangis. Sedangkan Azdhan diam dengan ekspresi bingung sambil mengerutkan bibirnya. "Tadi siang Tante Mia meneleponku. Dia berkata kalau malam ini Tante Mia akan tidur denganku. Apakah Ayah mengusir Tante Mia? Pergi temukan Tante Mia, lalu bawa ke sini!" perintah Rafka sambil menarik celana Azdhan dengan kedua tangannya. Karena Rafka terus marah dan merengek, Azdhan pun kembali bicara. "Rafka!" suara Azdhan membentak. "Untuk hari ini dan seterusnya, jangan pernah mencari Tante Mia lagi, oke!" "Tante Mia sudah pergi dan ayah hanya diam tanpa melakukan apa pun." Rafka yang begitu kecewa langsung berlari ke kamar dengan perasaan marah dan kecewa. Azdhan memijat alisnya dan mengabaikan putranya .Dia kembali ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN