Setelah pagi hari tiba, begitu Mia Carina membuka mata, ia langsung disuguhkan pemandangan nan indah yaitu wajah anak kecil yang tampan juga menggemaskan berbaring tepat di sampingnya. Anak kecil itu berprilaku sangat baik, tidurnya begitu nyenyak, bulu matanya yang panjang juga lentik seperti bulu merak sedang mekar dan kulitnya yang putih, terasa sangat lembut. Mia merasa ada perbedaan dengan anak kecil ini. Selama lima tahun terakhir ia banyak bertemu anak kecil, tidak pernah ia merasakan hal aneh seperti ini. Saat pertama kali bertemu, hatinya langsung terikat, ada keinginan ingin memiliki dan tidak mau melepaskannya. Mia sendiri merasa aneh dengan pikirannya, dalam hati dia berkata, "Jika dia terus tinggal di sini, aku takut aku tidak bisa melepaskannya dan aku tidak ingin memilik

