Rama Pergi

1049 Kata

Bryan tertawa. "Ngapain lo ketawa hah? Puas lari-lariannya?" tanya Natasya kesal. "Gue capek tau! Sebagai gantinya lo harus traktir gue minum," ujar Natasya. Bryan mengangguk. "Oke-oke, gue traktir ayo!" ujarnya lalu menarik tangan Natasya. Mereka berdua berjalan menuju Indomaret, yang tak jauh dari tempat mereka berada setelah membeli minuman. Mereka kembali keluar. Natasya melirik jam tangannya. "Eh gue pulang ya, ini udah sore banget," ujar Natasya. Bryan mengangguk. "Lo enggak mau gue anter?" tanyanya. "Enggak usah. Gue bisa sendiri, btw thanks minumnya," ujar Natasya lalu berlari menjauh dari Bryan. Bryan hanya bisa tersenyum melihat Natasya itu. Sepertinya dia tertarik dengan cewek itu. Bryan lalu membuang botol yang sudah habis dia teguk isinya. Dia berjalan menuju rumahnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN