Chapter 35

1147 Kata

Bab 38 Kabar dari Tiara “Mbak yang sabar ya? Salah satu di antara keduanya tidak bisa diselamatkan. Kami tim dokter sudah berusaha. Semoga jadi tabungan kedua orang tua di akhirat. Lekas pulih ya? Mungkin ada pihak keluarga atau suami Mbak yang bisa dihubungi?” Tiara pun menggeleng kepalanya dengan lemah. Dokter dan perawat saling pandang, lalu pria berjas putih itu mengangguk tipis pada perawat di sampingnya. “Baiklah, kalau ada perlu apa-apa perawat kami bisa dipanggil saja. Saya permisi, besok saya baru akan visit lagi.” Pria itu pun pergi meninggalkan Tiara yang masih terdiam. Air matanya tidak bisa menetes karena hatinya yang terlanjur sakit dan pedih. Bari benar-benar sudah memperlakukannya bagai p*****r yang sama sekali tidak berharga. Padahal semua masalah bermula dari lelaki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN