Suster Pribadi...

1181 Kata

Laura masih berada di ruangan Narendra bersama Ben dan Narendra yang mencoba untuk beristirahat. "Kamu tidak bekerja hari ini?" Ben bertanya tanpa menatap Laura. Gadis itu tengah duduk bersama Ben di sofa membiarkan Narendra beristirahat. "Belum jam kerja saya, Pak." Ben melirik Laura karena kembali memanggil Pak. "Jangan panggil Pak." ucap Narendra cepat. "Lalu, saya harus memanggil apa!" Ben tersenyum tipis menatap kearah Laura. "Terserah, Om saja, atau Ben." Laura menunduk canggung karena Ben terlalu santai. "Om Ben." Ben menjentikkan jarinya setuju. "Ya, itu lebih baik. Jangan panggil Pak atau Bapak, kalau dia mungkin cocok." tunjuk Ben kearah Narendra. Laura tersenyum tipis melihatnya. Ben memang terlihat sangat muda meski seumuran dengan Narendra. Mungkin karena gaya hi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN