Episode 21

1096 Kata

Setelah mengeluarkan keringat yang lumayan tetapi bisa dikondisikan dengan tisu, Kyana sampa di depan gedung bertuliskan 'De Tweeling Corporation' "Huhhh..." Tatapannya tertuju pada gedung yang menjulang tinggi. "Astaga, terus di mana aku mencari pria itu sekarang," ujarnya setelah berkali-kali coba menghubungi nomor yang menelponnya tadi malam. "Baiklah, daripada kau dapat masalah baru, lebih baik memcoba masuk, kau antar ke dalem. Lagipula, kau kan tukang kue yang biasa mengantarkan orderan, kenapa musti takut di usir? Bukankah ini sama halnya pria itu juga sedang mengorder kue ku? Owh iya tentu saja aku benar." Dia selalu seperti itu kalau sudah kehilangan arah. Bertanya dan menjawabnya sendiri. Dengan langkah yakin, Kyana melanjutkan langkahnya setelah memarkirkan sepeda di de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN