Hari yang dinantikan Kyana, gadis 25 tahun itu sudah siap berangkat menggunakan taksi online yang ia pesan beberapa menit lalu. Jam menunjukkan pukul enam pagi, masih ada 2 jam lagi sebelum dia harus sampai di kantor. Namun, Zeen yang super duper baik baginya itu tentu saja memberikan keringanan pada Kyana setelah Kya mengatakan bahwa dirinya izin untuk bisa terlambat datang hari ini. "Dompet, ponsel, charger dan power bank, semuanya sudah masuk ke dalam tasku," ucapnya setelah mengecek barang-barang penting yang harus ia bawa. Baru saja ia menarik resleting tasnya untuk menutup, benda pipih itu mengeluarkan dering yang membuat Kyana harus kembali mengambilnya. "Hallo?" "Hallo, Nona. Saya sudah di depan apartemen Anda." Suara pria di seberang sana menyapa gendang telinga Kyana. "Owh

