"Bibi, aku ke kantor dulu, ya." "Iya, kau juga harus ingat istirahat. Jangan paksakan dirimu jika sudah lelah. Kau ini, baru sembuh sudah beraktivitas ke sana ke mari dan berpikir berat." "Hehehe kalau di rumah terus, makin lelah, Bibi. Dan yang terpenting, kalau aku di rumah terus, aku tidak bisa mencari Kya. Do'akan aku supaya secepatnya ketemu dia, ya." "Pasti, Nak. Bibi percaya dan bangga padamu. Setelah apa yang Kya lakukan, kau masih berbesar hati untuk membantu bibi mencarinya." Ardika terkekeh mendengarnya. Bukan berbesar hati seperti apa yang Yasmin katakan, tapi dia memang harus mencari Kyana untuk meluruskan semuanya agar mimpi yang telah mereka rajut bersama bisa terwujud. Jika Kyana terus berada di luar dan entah dengan siapa, Ardika takut banyak yang memanfaatkan kesempat

