"Astaga Tuan muda! Apa-apaan ini? Apa yang terjadi padamu!?" Brian menyelidik keadaan Ardika yang sudah lecet di mana-mana seperti motornya. "Hanya kepleset doang," balas pria itu dengan entengnya. "Kepleset??" Brian mengernyit heran. Terpleset saja tidak mungkin bisa sampai seperti ini kalau dia tidak banting stir sendiri. "Iya, terpleset. Terlalu ngebut dan yah, tidak bisa dikontrol." "Tapi..." "Sudahlah, ayo pulang. Aku ingin istirahat," ucap Ardika sembari berjalan tertatih ke arah mobil. "Tidak, kita harus ke rumah sakit dulu," ucap Brian yang membukakan pintu mobil untuk tuan muda. "Pulang." "Tapi Tuan muda, luka tuan muda harus segera obati. Kalau tidak, nanti bisa infeksi dan...." "Bawel lo! Gue bilang ya pulang!" Ardika memasang tatapan kesalnya pada Brian. Jleb! K

