Hari pertama kembali ke kantor bagi pria yang telah lama beristirahat atas luka di hati, bukan pada tusukan. Bisik-bisik pegawainya terdengar saat ia baru memasuki lobi dengan dikawal Brian. Tatapan mereka begitu berbinar melihat Tuan muda pemimpin perusahaan yang gagah perkasa itu masuk. Terutama bagi para pegawai wanita yang menyukai bos mereka. Banyak yang menyapa dan dibalas anggukan saja oleh pria itu saat ia berjalan menuju lift. Ruang kerjanya ada di lantai sepuluh, jadi dia harus naik menggunakan lift. Perusahaan yang memiliki cabang di beberapa negara tersebut tentu saja tidak main-main dalam pengerjaannya. Di bagian paling bawah terdapat mes bagi pegawai yang rumahnya sangat jauh, bahkan banyak dari mereka berasal dari luar negeri. Perusahaan yang bergerak dalam pemasaran, d

