Meeting berjalan dengan lancar. Segenap kesempakatan yang diajukan oleh pihak AR group diterima dengan baik meski sebelumnya ada negosiasi antara mereka semua. Lalu, mereka makan siang bersama di restauran hotel. Tatapan Ardika tak sedikitpun berpindah dari gadis yang kini berjalan berdampingan dengan pria yang dari sebelum kejadian itu, sudah diwanti-wanti agar kekasih menjauhi pria itu. "Pintar sekali dia memanfaatkan keadaan," kesal Dika yang hanya Brian saja yang mendengarkan. Kalau tidak ditahan-tahan oleh Brian dari tadi, sudah dipastikan Ardika akan memberikan pelajaran kepada sang rival atas semua kemesraan yang ia tunjukkan dengan Kyana. Rupanya takdir memang tak berpihak pada Ardika sehingga tanpa direncanakan pun dia terpaksa duduk berdampingan kursi dengan Zeen setelah Airu

