Terbawa Suasana Hati

1288 Kata

Waktu kini menunjukkan pukul setengah delapan malam. Alya bersiap-siap hendak pergi bersama teman-temannya ke sebuah kafe, tempat di mana Alya pernah bekerja. Nampak ia sedang merias diri di depan cermin, memperhatikan penampilan sambil memutar tubuhnya. "Apa aku ini cantik? sepertinya tidak." Menjawab sendiri pertanyaannya."Tapi, kenapa mas Reyhan saat itu begitu menginginkan aku? kalau alasannya karena cantik, Kenapa dari dulu aku tidak pernah punya pacar, bahkan yang suka saja mungkin tidak ada." Terus bergumam sampai ia selesai berhias. Setelah itu, Alya keluar dari kamarnya, lalu menghampiri sang paman juga tante Ratna di ruang tengah untuk berpamitan. "Aku pergi sekarang ya, Om, Tante." "Boleh. Tapi nanti jangan lupa bawa makanan enak ya kalau pulang, sama minta uang sama suamimu u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN