Malam Panjang

1436 Kata

Alya tidak pernah menyangka pria berusia tiga puluh lima tahun itu mampu membuat dirinya jatuh cinta, dengan setiap kelembutan yang Reyhan berikan. Juga tangan itu, tangan yang pernah menamparnya, mencekik lehernya, bahkan hampir membunuhnya, kini menyentuh tubuh Alya dengan penuh kelembutan, penuh perasaan yang mampu membuat wanita berusia dua puluh tahun itu terlena dibuatnya. Semakin malam, permainan semakin panas. Mereka begitu menikmati indahnya kebersamaan penuh cinta, tanpa adanya paksaan, semua berjalan begitu saja menuruti naluri yang menginginkannya lagi dan lagi. Kalau saja terus mengikuti keinginan, mungkin permainan itu tidak akan segera berakhir. Namun, karena kasihan melihat sang istri yang mulai kelelahan, akhirnya permainan yang memicu jantung berdegup dengan kencang itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN