Setelah mendapatkan izin dari sang suami, keesokan harinya Alya meminta izin kepada Annisa saat mereka selesai sarapan dengan alasan akan menemui saudaranya yang sedang sakit. Annisa yang memang sudah tahu sebelumnya, memberikan izin kepada Alya dengan diantar oleh Bram. Tama yang juga ada di sana duduk di samping kiri Reyhan, langsung berdiri menahan Alya yang hendak pergi. "Tunggu!" Reyhan menatap tajam dengan ujung matanya memperhatikan gerak-gerik Tama saat bicara dengan sang istri. "Saudara kamu tinggal di mana?" Tama bertanya dengan senyum ramah. "Saudara saya tinggal di ..." Ia melirik ke arah Reyhan, sebelum melanjutkan bicara. "Di Menteng." "Oh, deket kalau itu. Aku antar ya!" tawar Tama penuh harap. "Tidak," sela Reyhan. Tama bersama Alya, juga Annisa menoleh ke arahnya. Re

