Kenyataan ini cukup mengagetkanku. Ah, bukan cukup. Lumayan mengagetkan! Bukan lumayan juga sih, tapi amat mengagetkan! Aku galau. Kelicikan Oh Kam Pret yang barusan terbongkar membuatku syok. Oke, selama ini aku tahu Paman muda memang punya banyak trik untuk mewujudkan keinginannya. Tapi yang ini dah keterlaluan! Aku melirik tajam pada Paman muda yang sedari tadi mengamatiku mirip anak anjing yang merasa bersalah dah gigit tangan majikannya. "Woi, Chacha maricha. Saat itu aku masih kecil loh, belum bisa berpikir jernih," gumamnya pelan. Sontak aku menghitung usia Oh Kam Pret saat ia menghasut pacarku hingga pacarku yang begok itu mutusin aku. Astagah, dia baru berumur sebelas tahun! Atau sepuluh lebih? Dia masih terlalu kecil untuk melakukan kejahatan itu! Mungkin memang Oh

