Prass yang sudah tiba di Indonesia kini kembali menempati rumahnya di salah satu perumahan elite ibu kota. Dua asisten Sandriana dan seorang perawaert masih setia menemani sesuai perintah. Ia baru saha pulang dari rumah sakit setelah kontrol untuk melanjutkan pemeriksaan berkala yang sebelumnya dilalukan di rumah sakit Malaysia. Ponsel milik asisten Sandriana berdering. Ia buru-buru menjawabnya. "Tuan, ini telpon dari nyonya Sandriana untuk anda," asisten itu menyerahkan ponsel pada Prass. "Assalamualaikum," ucap Prass. "Waalaikum salam Kak, bagaimana kondisi kak Prass sekarang? Apa baik-baik saja?" tanya Sandriana khawatir. "Kondisiku baik. Sangat baik. Aku benar-benar berterimakasih atas bantuanmu hingga aku bisa kembali ke Indonesia." "Iya Kak, alhamdulillah aku senang mendengar

